|
|
Cross-Platform Scraping
Penarikan otomatis promosi, situs, aplikasi, dan kontak terindikasi ilegal lintas kanal digital
|
|
|
Entity Clustering & Risk Scoring
Konsolidasi aduan publik serta pemeringkatan prioritas penindakan kasus berbasis AI
|
|
|
Digital Evidence Pack
Penyediaan bukti digital terstruktur untuk mempercepat proses pemblokiran dan penegakan hukum
|
|
Gambaran Umum Klien
Regulator Sektor Jasa Keuangan mengemban mandat penting dalam melindungi masyarakat dari potensi kerugian finansial serta menjaga integritas ekosistem keuangan digital nasional. Dengan mengintegrasikan platform investigation intelligence berbasis AI dan sistem ekstraksi data terpadu, regulator ini mengoptimalkan pemantauan promosi ilegal lintas kanal digital, memverifikasi status perizinan entitas secara otomatis, serta mempercepat prioritas penindakan terhadap investasi dan pinjaman online ilegal secara presisi.
|
|
Di sisi lain, keluhan masyarakat dan kesaksian mengenai kerugian sering muncul dalam bentuk unggahan, komentar, atau pemberitaan yang tidak terstruktur. Besarnya volume informasi membuat proses identifikasi dan verifikasi secara manual membutuhkan waktu serta sumber daya yang signifikan.
Regulator menghadapi beberapa tantangan utama:
• Mengidentifikasi entitas atau penyedia layanan di balik setiap konten.
• Membedakan penyedia berizin dari layanan yang terindikasi ilegal.
• Menghubungkan promosi dengan keluhan dan laporan kerugian masyarakat.
• Menyatukan berbagai akun, situs, aplikasi, dan nomor kontak yang terkait dengan entitas yang sama.
• Menentukan kasus yang perlu diperiksa atau ditindaklanjuti terlebih dahulu.
• Menyediakan bukti digital dan konteks yang memadai bagi proses investigasi.

Proses yang dilakukan meliputi:
Kazee menarik konten yang mengandung promosi investasi, penawaran keuntungan, pinjaman online, serta kata kunci dan pola komunikasi yang berkaitan dengan layanan keuangan terindikasi ilegal.
Data dikumpulkan dari kanal digital yang relevan sesuai dengan ruang lingkup pemantauan dan ketentuan yang berlaku.
AI membantu mengklasifikasikan konten berdasarkan jenis penawaran, seperti investasi, perdagangan aset, penghimpunan dana, atau pinjaman online.
Sistem juga menandai karakteristik yang memerlukan perhatian, antara lain:
• Penawaran pinjaman dengan informasi yang tidak transparan.
• Penggunaan identitas atau logo institusi lain.
• Ajakan untuk menghubungi nomor atau akun tertentu.
• Pengarahan menuju situs, aplikasi, atau kanal komunikasi lain.
• Konten berulang yang dipublikasikan melalui sejumlah akun.
Dari setiap konten, sistem mengekstraksi informasi yang dapat mendukung investigasi, termasuk:
• Nama akun dan identitas kanal.
• Alamat situs atau domain.
• Tautan aplikasi.
• Nomor telepon atau kontak.
• Nomor rekening apabila tersedia.
• Jenis produk atau layanan yang ditawarkan.
• Nilai keuntungan, bunga, biaya, atau tenor yang dicantumkan.
• Informasi keluhan dan indikasi kerugian masyarakat.
Kazee menghubungkan berbagai konten, akun, domain, nomor kontak, dan identitas digital yang diduga merujuk pada penyedia yang sama.
Proses ini membantu regulator melihat suatu kasus sebagai satu kesatuan entitas, bukan sebagai unggahan atau laporan yang berdiri sendiri.
Konten promosi dikorelasikan dengan laporan, keluhan, dan kesaksian masyarakat. Jika ditemukan pernyataan mengenai kehilangan dana, intimidasi, penyalahgunaan data, atau pengalaman merugikan lainnya, informasi tersebut diekstraksi dan dikaitkan dengan penyedia terkait.
Entitas yang ditemukan dibandingkan dengan basis data regulator mengenai penyedia investasi dan pinjaman online yang telah memiliki izin usaha.
Hasil pencocokan membantu mengelompokkan entitas menjadi:
• Teridentifikasi sebagai penyedia berizin.
• Tidak ditemukan dalam basis data perizinan.
• Menggunakan identitas yang menyerupai penyedia berizin.
• Memerlukan verifikasi manual karena terdapat perbedaan atau informasi yang belum lengkap.
Setiap entitas dinilai berdasarkan sejumlah indikator, seperti:
• Jumlah akun atau kanal yang digunakan.
• Frekuensi keluhan masyarakat.
• Jumlah laporan kerugian yang ditemukan.
• Nilai kerugian yang disebutkan.
• Pola penggunaan identitas yang menyesatkan.
• Status hasil pencocokan dengan basis data perizinan.
• Kecepatan pertumbuhan aktivitas digital.
• Keterkaitan dengan entitas lain yang telah teridentifikasi.
Hasil penilaian digunakan untuk menyusun daftar prioritas sehingga regulator dapat memusatkan pemeriksaan pada penyedia dengan risiko dan potensi dampak terbesar.
Kazee menyajikan hasil temuan dalam dashboard, daftar entitas prioritas, profil penyedia, peta keterkaitan, dan laporan investigatif.
Setiap profil dapat dilengkapi dengan jejak konten, kanal promosi, informasi kontak, pola aktivitas, keluhan, indikasi kerugian, hasil verifikasi perizinan, serta alasan penetapan tingkat prioritas.

Manfaat yang dihasilkan meliputi:
• Mempercepat ekstraksi informasi dari konten dan laporan masyarakat.
• Mengurangi proses pemeriksaan manual untuk memilah penyedia berizin dan tidak teridentifikasi dalam basis data perizinan.
• Mengonsolidasikan berbagai akun, situs, aplikasi, dan nomor kontak ke dalam profil entitas yang lebih utuh.
• Menghubungkan aktivitas promosi dengan keluhan serta indikasi kerugian masyarakat.
• Menyediakan pemeringkatan kasus berdasarkan risiko dan potensi dampaknya.
• Membantu investigator menentukan entitas yang perlu diperiksa terlebih dahulu.
• Menyediakan jejak digital dan konteks pendukung bagi proses verifikasi, koordinasi, pemblokiran, atau tindakan lain sesuai • kewenangan regulator.
• Mengidentifikasi pola, jaringan, dan modus baru yang dapat digunakan untuk memperkuat pengawasan berikutnya.
Dengan pendekatan ini, regulator tidak hanya menerima daftar konten bermasalah, tetapi memperoleh gambaran mengenai siapa penyedianya, bagaimana layanan tersebut dipromosikan, apa dampaknya terhadap masyarakat, dan mengapa suatu entitas perlu diprioritaskan.

• Investigation Intelligence
• Digital Content Monitoring
• Illegal Financial Activity Detection
• AI-Based Information Extraction
• Complaint and Loss Intelligence
• Entity Resolution and Link Analysis
• Regulatory Database Matching
• Risk Scoring and Case Prioritization
• Investigation Dashboard
• Digital Evidence and Case Profiling
Relevan untuk regulator, investigation and enforcement, market conduct supervision, consumer protection, legal, compliance, financial crime intelligence, digital forensics, serta tim data dan teknologi.

Rekomendasi aksional:
Lakukan penarikan otomatis materi promosi, situs, aplikasi, dan nomor kontak dari berbagai kanal digital, lalu satukan ke dalam satu profil entitas terpadu untuk mempermudah pemetaan jaringan ilegal secara menyeluruh.
Manfaatkan ekstraksi data berbasis AI untuk memisahkan penyedia jasa berizin dari yang terindikasi ilegal secara cepat, serta tetapkan skor risiko guna menentukan kasus yang membutuhkan penanganan prioritas.
Susun investigation brief yang komprehensif—mencakup rekam jejak promosi, keterhubungan aduan kerugian masyarakat, serta bukti digital yang valid—sebagai dasar kuat untuk penindakan hukum dan pemblokiran.
Eksekusi langkah penertiban, pemblokiran domain/aplikasi, dan koordinasi penegakan hukum secara cepat, dilanjutkan pemantauan berkelanjutan untuk mengantisipasi kemunculan kembali entitas dengan nama atau identitas baru (rebranding).
